Ciri-ciri Umat Nabi Muhammad SAW yang Tertinggal di Padang Mahsyar
JEJAKVIRAL.COM - Alkisah, saat di Padang Mahsyar, Nabi Muhammad SAW memanggil seluruh umat manusia.
Setelah para umat mendengar seruan dan mendekati, nabi mengajak umatnya ke tempat khusus untuk minum di telaga nabi.
Dikutip dari YouTube Al Bahjah Tv, KH. Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW saat berada di Padang Mahsyar sangat terlihat oleh siapa pun.
Sayangnya tidak semuanya bisa mendekati Baginda Rosulullah SAW tersebut.
Allah SWT memberikan kekuasaan dan kemampuan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjangkau seluruh umatnya.
Setelah Nabi Muhammad SAW menjangkau seluruh umatnya, nabi berjalan menuju surga bersama umatnya. Meskipun demikian, akan ada rombongan orang yang tertinggal dari rombongan tersebut.
Lalu mereka akan memanggil nabi, "Ya Rasulullah kami umatmu yang tertinggal, tunggu kami ya Rasulullah,".
Nabi pun mendengar panggilan itu dan mencari seruan tersebut.
Nabi menoleh ke sana ke mari sembari mengucap, "Mana umatku?,".
Lalu para umat yang tertinggal menjawab; "Kami ya Rasulullah, kamu adalah umatmu."
Buya Yahya menjelaskan, umat-umat yang tertinggal itu menceritakan bahwa mereka pernah menghadiri pengajian Islami tentang Nabi Muhammad SAW.
Akan tetapi Nabi Muhammad SAW menggelengkan kepala. Karena nabi tidak mengenal mereka, sebab selama di dunia mereka tidak pernah mengenal nabi dengan hatinya.
Setelah mendapat pernyataan dari nabi, umat-umat yang tertinggal hanya bisa menggigit jarinya hingga memakannya sampai habis dan tumbuh kembali sampai tercebur ke neraka jahanam.
Buya Yahya mengingatkan, selama masih hidup di dunia kita harus mengejar Rasulullah dengan cara menanam kecintaan yang sesungguhnya.
"Jangan sampai kita menjadi bagian umat yang tertinggal, segala keindahan adalah bersama Nabi Muhammad SAW," tambahnya.
Nabi Muhammad SAW akan menunggu umatnya menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim untuk masuk surga.
Nabi Muhammad seperti itu karena tidak ingin umat sesungguhnya tertinggal satupun.
Tetapi bagi orang yang di dunia hanya mengaku-ngaku cinta bahkan ada yang menjual nama nabi, maka dialah yang berkhianat pada walaupun dia berkata cinta pada Nabi Muhammad SAW, nabi tidak akan mengenalinya.