Waspada! Sistem Pernapasan yang Tidak Sehat jadi Penyebab Sakit Jantung
JEJAKVIRAL - Orang yang masih bernapas dengan baik berarti tanda vital di tubuhnya masih bekerja dengan baik.
Sebaliknya, jika sistem pernapasan tidak baik bisa berdampak pada gangguan organ lainnya, salah satunya berdampak pada penyakit jantung.
Jadi sistem pernapasan pada manusia merupakan sekumpulan organ yang terlibat dalam proses pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam darah.
Seseorang dapat dikatakan memiliki laju pernapasan normal apabila ia dapat bernapas sebanyak 12 hingga 20 kali per menit saat istirahat dan itu berlangsung secara berkesinambungan.
Macam-macam pernapasan dapat membantu kesehatan seseorang dengan baik.
Salah satunya adalah pernapasan dada.
Ini ditandai dengan saat bernapas secara otomatis tubuh menggunakan teknik pernapasan dada. Teknik pernapasan dada adalah proses bernapas yang mengandalkan otot-otot di antara tulang rusuk (intercostal).
"Ketika Anda bernapas dengan teknik pernapasan dada, diafragma akan berkontraksi saat menarik napas (inhaler) dan bergerak ke bawah. Inilah yang membuat perut akan rata atau tertarik ke dalam saat kamu bernapas dengan menggunakan teknik ini," papar dr Wisnu Wardhana, Wakil Ketua Pembinaan Hukum Anggota IDI Jakarta Selatan seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Rabu (5/11/2025).
Dengan pernapasan dada, lanjutnya, terjadi kontraksi pada diafragma, meningkatkan ruang pada rongga dada dan paru-paru, sehingga berkembang saat kamu menarik napas.
"Otot yang terdapat di dalam tukang rusuk juga membantu memperbesar rongga dada dan tukang rusuk juga akan terangkat ke atas," tandasnya.