Tingkatkan Kemampuan Mental dan Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Olahraga Pernapasan
JEJAKVIRAL - Apa dasar kita berpikir tentang masalah pernapasan? Pertanyaan ini menjadi penting. Karena bernapas adalah bagian daripada kehidupan manusia.
Kita tahu bahwa manusia tanpa bernapas berarti tidak ada kehidupan. Argumentasi kuat inilah yang paling mendasar.
Selain itu, pernapasan itu juga itu dibutuhkan untuk satu proses metabolisme dalam tubuh dan selanjutnya untuk bisa kita manfaatkan untuk kita bergerak, berpikir dan juga melakukan kegiatan dengan gerakan reflek.
Olah pernapasan merupakan bagian daripada upaya untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga kesehatan tubuh.
Latar belakangnya ketika kita melihat definisi sehat dari World Health Organization (WHO), cakupannya meliputi keadaan sempurna baik fisik, mental, bebas dari penyakit dan cacat.
"Ini merupakan definisi yang direvisi pada 19 Maret 2022," papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Agasjtya Wisnu Wardana dalam webinar yang dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Senin (14/7/2025).
dr Agasjtja Wisnu Wardhana kembali menegaskan terkait perintah dari WHO dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
"Ini sangat penting. Karena dapat mencegah serangan penyakit sehingga kita tetap dapat menjaga aktivitas sehari-hari," ujarnya
dr Agasjtja Wisnu Wardhana mengatakan, pola hidup yang bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental itu harus dilakukan sejak dini.
"Karena ini sangat penting dapat mencegah munculnya penyakit kronis, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan banyak manfaat lainnya," ujarnya.
Jadi, lanjutnya, konsep dasar WHO saja sudah mengatur segala sesuatunya supaya tetap menjadi sehat.
"Ini acuannya," katanya
Karena itu, sambung Dr Agasjtja, olahraga pernapasan atau bisa disebut juga dengan respirasi menjadi salah satu olahraga alternatif untuk menjaga pola hidup sehat.
Olahraga pernapasan dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbohidrat dan penggunaan energi yang ada dalam tubuh.
Ketika manusia bernapas berarti sedang terjadi proses masuknya oksigen dalam tubuh dan pelepasan karbondioksida .
Nah pada saat terjadi proses pengambilan oksigen maka dibutuhkan suatu metabolisme daripada zat karbonnya, yaitu karbohidrat yang akan dipakai untuk kita membentuk energi.
"Kalau hanya ada karbohidrat tanpa adanya oksigen, maka pembentukan energi itu bisa gagal," tegasnya.
Dia pun memberikan gambaran bagaimana proses udara masuk ke paru-paru, rongga dada menjadi melebar dan celah rongga tulang-tulang dada menjadi lebih lebar.
Dan diafragma ini akan tertekan ke bawah pada proses kita menarik napas. dan pada proses buang napas yang terjadi adalah justru tulang dada itu jadi kontraksi. Dengan demikian, rongga iga menjadi menyempit.
Sehingga paru-paru juga ukurannya mengecil dengan diafragma tertarik ke atas.
"Proses ini yang menjadi berulang-ulang baik kita sadari atau tidak kita sadari," terangnya.
dr Agasjtja Wisnu Wardhana menjelaskan bahwa manfaat kesehatan olah pernapasan ini sudah dilakukan melalui penelitian dari berbagai institusi, baik pendidikan, maupun institusi kesehatan.
Olahraga pernapasan ini menurutnya ada beberapa manfaat.
Pertama, latihan nafas dapat memberikan manfaat bagi kesehatan baik fisik maupun mental.
Terapi ini cocok bagi mereka-mereka yang sering mengalami stres dan cemas. Dengan pelatihan napas yang benar stres bisa dihindari.
Kedua bermanfaat bagi mereka yang memiliki tekanan darah yang tinggi terus minum obat enggak turun-turun. Dibantu dengan pernapasan yang baik dan relaksasi.
"Dengan tekanan darah yang tinggi, dengan relaksasi bisa kita perbaiki," ujarnya.
Ketiga, memperbaiki postur tubuh. "Kalau postur tubuh kita melengkung, ke kiri ke kanan atau bongkok ke depan, dengan pelatihan olah pernapasan bisa diperbaiki dan kembali ke posisi yang benar," ujarnya.
Keempat, meningkatkan imun tubuh. Dalam olahraga pernapasan, ada gerakan yang bisa menaikkan imun itu dengan melakukan pernapasan dengan ketukan pada kelenjar ingus.
Kelima, meningkatkan fokus dan konsentrasi. Olahraga pernapasan sangat bagus.
"Karena olahraga pernapasan ini biasanya kita latih juga kepada mereka mereka yang olahraga di panahan yang menembak," tambahnya.
Keenam, bisa mengatur emosi. Olahraga pernapasan mereka jadi tidak mudah marah atau tempreman.
Ketujuh, meningkatkan kapasitas paru-paru.
Kedelapan, meningkatkan daya tahan dan pada otot-otot.
"Olahraga pernapasan ini banyak digunakan oleh mereka-mereka terutama pelari-pelari atau mereka yang olahraga berat itu sudah bisa terbukti bisa meningkatkan stamina. Termasuk juga atlit-atlit pencak silat," tandasnya.