Skip to main content
x

Tetap Harus Pakai Minyak Dasar, ini Jenis Essential Oil yang Berasal dari Dalam Maupun Luar Negeri

JEJAKVIRAL - Secara awam orang pasti mengenal rempah-rempah sebagai bahan-bahan yang bisa dijadikan obat, bumbu masakan atau aromaterapi.

Memang Indonesia kaya akan rempah-rempah yang menjadi daya tarik negara lain untuk mendapatkan kekayaan bumi nusantara.

Selain sebagai obat, rempah-rempah itu juga menjadi bahan aromaterapi yang memberikan banyak manfaat kesehatan pada tubuh.

Aromaterapi juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari terapi pijat tradisional khas nusantara.

Di era moderen ini, banyak beragam aromaterapi asli Nusantara, tapi juga ada beberapa jenis yang tidak bisa didapat di tanah air.

Karena rempah-rempah yang berasal dari tumbuhan di negeri ini memang benar-benar berkembang karena iklim dan kondisi empat musim.

 Praktisi aromaterapi, Ir Dian SS Maulana Said dalam webinar yang digelar Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2025 mengungkapkan jenis-jenis minyak atsiri khas Indonesia dan dari luar negeri.

Menurutnya, jenis minyak atsiri khas Indonesia yang sudah umum dikenal antara lain, kayu cendana, nilam, kenanga,  kayu manis, akar wangi, cengkeh, melati,  jahe, sereh dan minyak kayu putih.

Adapun minyak atsiri yang berasal dari negara lain biasanya adalah lavender, geranium, rosemary  dan eucalyptus dan sebagainya.

Kedua jenis minyak atsiri tersebut dapat dimanfaatkan dengan menggunakan minyak dasar.

"Minyak dasar adalah minyak yang digunakan sebagai pengencer minyak atsiri," paparnya.

Dian menyebutkan beberapa minyak dasar sebagai bahan pengencer kedua jenis minyak atsiri baik yang berasal dari dalam atau pun luar negeri.

Minyak pengencer ini dapat meliputi antara lain minyak  minyak jojoba,  minyak zaitun atau  olive oil, minyak kelapa atau coconut oil, minyak jagung corn oil, minyak kedelai atau soya oil, minyak biji bunga matahari  flower oil, minyak kanola atau kanola oil dan juga minyak biji anggur atau grapship.

 

 

Daerah