Skip to main content
x

Tekstur Renyah di Luar Lembut di Dalam, Nasi Bistik Ayam jadi Kuliner Bintang Utama

JEJAKVIRAL - Akulturasi dalam tradisi Indonesia tidak hanya mencakup pada seni dan budaya semata.

Percampuran budaya asing dan lokal hingga menjadi sebuah kultur baru juga  menjadi sejarah panjang tanah air.

Salah satu akulturasi ini tercermin dari beragamnya kuliner nusantara. Banyak jenis jajanan pasar atau makanan yang semula berasal dari negeri lain kini menjadi masakan lokal.

Bahkan dalam perjalanannya, berkat hasil karya rasa pecinta kuliner, masakan ini berciri khas tersendiri dan bisa naik kelas.

Salah satu bukti akulturasi budaya yang masih eksis dan digemari banyak kalangan hingga kini adalah bistik. 

Berasal dari Belanda,  kuliner itu bertransformasi dari potongan daging sapi premium menjadi kuliner dengan harga terjangkau.

Ya, agar  ramah di kantong, Nasi Bistik tidak hanya berbahan dari daging sapi saja, tapi juga dengan campuran lauk pauk berupa daging ayam.

Nasi bistik ayam bukan sekadar nasi dan lauk. Hidangan ini merupakan perpaduan harmonis dari berbagai tekstur dan rasa.

 

Potongan ayam --biasanya bagian paha agar tetap jus-- dibalur tepung, lalu digoreng hingga berwarna kuning keemasan. 

Nasi Bistik Ayam menjadi bintang utama lantaran tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

Alasan utama nasi bistik ayam begitu dicintai adalah kenyamanan yang ditawarkannya.

Kendati comfort food, harga Nasi Bistik Ayam jauh lebih terjangkau daripada bistik daging sapi.

Meski demikian, keduanya bisa  memberikan kepuasan rasa yang hampir sama.

Dibalur siraman saus berwarna cokelat mengkilap dengan kombinasi rasa manis, gurih, dan sedikit asam segar dari tomat,menambah kelezatan saus ini.

Ditambah aroma bawang bombay yang karamelisasi, Nasi Bistik Ayam dilengkapi dengan rebusan buncis, wortel, dan kentang goreng potong (wedges atau keripik).

Semua komponen di atas disajikan di atas sepiring nasi putih hangat, atau bahkan nasi goreng mentega untuk variasi yang lebih gurih.

Hidangan ini juga sangat fleksibel, cocok dinikmati sebagai makan siang yang mengenyangkan maupun makan malam yang menghangatkan suasana.

 

 

 

Daerah