Skip to main content
x

Pikiran Sehat, Jiwa Pun Sehat, Praktik Pengobatan Dimulai dari Kepercayaan

JEJAKVIRAL - Dalam perkembangan ilmu, dimulai dari konsep keyakinan kemudian menjadi saintifik.

Jadi ketika kita  percaya pada praktik pengobatan  dimulai dari belive.

"Jadi konsep pengobatan konvensional atau pengobatan yang kita sebut kedokteran sekarang atau farmasi itu bermula dari belive," terang  Sesepuh Indonesia Wellness Master Association (IWMA)0Prof Dr rer.nat Drs I Made Agus Gelgel Wirasuta APT.Msi.

Menurutnya, apapun obatnya, siapapun dokternya Kalau Anda nggak pernah percaya sembuh itu jauh.

"Itu dulu dibangun dalam konsep yang disebut dengan  pelayanan kesehatan atau asuhan dari kesehatan itu sendiri," ujarnya.

Nah, lanjutnya, ketika membangun beliving di masa lalu dia nggak bisa jelaskan, dia bermain pada tataran yang disebut dengan metafisitls

"Saat itu dipercaya bahwa Surya sebagai sumber segala-galanya. Sehingga Surya sebagai sumber kehidupan," terangnya.

Soal praktik kedokteran, dikenal dengan tulisan sekarang R Resipi.

"Itu sebenarnya berasal dari bahasa Inggris yang artinya setiap dokter ketika menuliskan r dia berdoa atas dewa Surya untuk anda sembuh," katanya.

Nah kita lupa hal seperti itu, artinya semua kegiatan pasti atas anugerah atau izin Sang kuasa untuk mendapatkan kesembuhan.

Dikatakannya, ketika kita berbicara pak biar keyakinan yang berbeda-beda, dia menarik  pada Scientific pernapasan.

"Ketika kita duduk bersila, ini ada usaha kita untuk mengenali diri kita. Kita ingin menjadi well. Itu believe dari diri kita. Kemudian kita latih pernapasan. Tanpa berpikir dari religi apapun dia yang terjadi adalah kita akan berusaha meningkatkan kapasitas paru-paru kita untuk menarik oksigen sebanyak-banyaknya, sedalam-dalamnya," paparnya.

Setelah itu kita tahan. Ketika kita tahan di situ ada transfer O2 masuk ke dalam darah, kemudian CO2 dan H2O akan keluar.

Kenapa kita harus menahan lama? 
Cara tersebut, menurutnya, untuk memberikan waktu transfer oksigen lebih banyak mengalir bersama aliran darah menuju pada seluler.

"Ketika kita mengambil oksigen sebanyak-banyaknya kemudian kita edarkan ke seluruh-selular. Kita tahu sekarang penyakit-penyakit degradatif kebanyakan diakibatkan akibat kekurangan oksigen di dalam seluler," terangnya.

Jadi, lanjutnya, karena kekurangan spesies oksigen di dalam seluler terjadilah penyakit-penyakit degradasi.

"Seperti contohnya inflamasi bengkak.  Ketika kita latih setiap hari dengan  kekuatan energi surya masuk artinya sambil memohon, misalnya kekuatan gusti Allah masuk kepada suatu kekuatan. Kemudian kekuatan inilah yang mendrive energi itu masuk," urainya.

Dengan demikian, sambungnya,  reaktif stres akan tertahankan, sehingga tubuh  kaya akan oksigen, sehingga reaksi-reaksi penuaan akan dicegah.

Kemudian ketika inflamasi tidak terjadi penyempitan dari pembuluh darah atau saraf bisa terhindar.

"Sehingga sakit-sakit bisa berkurang. Artinya di pikiran kita sehat, jiwa kita pun sehat," tandasnya.

 

Daerah