Pakai Belasan Jenis Rempah-rempah, Bebek Krispi Bali jadi Pengalaman Kuliner Budaya yang Tersaji di Atas Meja
JEJAKVIRAL - Perjalanan pariwisata Anda ke Bali tidak sempurna bila Anda tidak mengunjungi destinasi persawahan di kawasan Ubud.
Ditiup angin sepoi-sepoi tropis, pemandangan sawah hijau yang membentang, dan suara gemercik air menjadi perpaduan atmosfer alam yang masih asri.
Kunjungan healing menjadi komplit dengan menikmati Bali Crispy Duck atau Bebek Goreng Krispi Bali.
Di tengah alam yang indah, membuat hidangan sederhana ini terasa begitu mewah di lidah dan tak terlupakan.
Pengalaman menikmati bebek krispi di Bali semakin sempurna karena banyak restoran legendaris—terutama di kawasan Ubud—yang menyajikannya dengan konsep saung di tepi sawah.
Daya tarik utama yang membedakan bebek krispi Bali dengan bebek goreng lainnya terletak pada penggunaan Base Genep.
Ini adalah bumbu rajangan tradisional khas Bali yang terdiri dari belasan jenis rempah-rempah, termasuk lengkuas, kencur, jahe, kunyit, cabai, terasi, hingga kemiri.
Sebelum digoreng, bebek diungkep bersama racikan bumbu ini selama berjam-jam.
Proses ini memastikan tiga hal: menghilangkan bau amis alami bebek, membuat dagingnya menjadi sangat empuk, dan memastikan bumbu meresap sempurna hingga ke tulang.
Setelah melalui proses pengungkepan yang panjang, bebek kemudian digoreng menggunakan teknik deep-frying dalam minyak yang sangat banyak dan panas. Hasilnya adalah sebuah mahakarya tekstur:
Kulit Luar: Sangat garing, renyah, dan berwarna cokelat keemasan. Saking renyahnya, beberapa bagian tulang mudanya bahkan bisa ikut dikunyah.
Bagian Daging dalamnya tetap lembut, juicy (berair), dan tidak kering. Sehingga memberikan ledakan rasa gurih rempah di setiap gigitan.
Menikmati Bali Crispy Duck adalah sebuah pengalaman budaya yang disajikan di atas meja.
Hidangan ini umumnya tidak berdiri sendiri, melainkan ditemani oleh para pendamping setianya.
Di antaranya nasi putih hangat, Sayur Lawar. Campuran sayuran (biasanya kacang panjang atau nangka muda) yang dicincang dan dibumbui kelapa parut serta rempah-rempah.
Disajikan dengan tiga jenis sambal sekaligus, yaitu Sambal Matah (sambal mentah yang segar dengan irisan serai dan bawang), Sambal Mbe (sambal bawang goreng khas Bali), dan Sambal Ulek merah yang pedas menggigit.