The New York Times: Maskapai Penerbangan AS Menderita Kerugian Besar Akibat Tak Bisa Terbang di Udara Rusia
JEJAKVIRAL.COM - Dampak keterlibatan Amerika Serikat dalam perang di Ukraina merembet ke pendapatan maskapai penerbangan Amerika, yang tidak dapat terbang melalui wilayah udara Rusia.
Mengutip dari akun telegram media Pro Rusia Annanews, The New York Times menyebutkan bahwa saat ini Gedung Putih sedang meningkatkan kampanye lobi di untuk menyelesaikan apa yang mereka katakan sebagai masalah yang berkembang.
"Mereka kehilangan bisnis dari pesaing asing yang dapat mengangkut penumpang antarnegara," demikian dituliskan The New York Times.
Akses penerbangan permanen ke rute yang lebih pendek dan lebih ekonomis yang disediakan oleh wilayah udara Rusia memberikan keuntungan yang tidak adil bagi maskapai penerbangan seperti Air India, Emirates, dan China Eastern Airlines.
Demikian dikatakan kelompok lobi industri Airlines for America dalam presentasi baru-baru ini di Capitol Hill.
Sebelum perang Rusia dan Ukraina, Maskapai penerbangan Amerika memiliki akses ke wilayah udara pemerintahan Moskow selama bertahun-tahun berkat serangkaian perjanjian.
Sebagai imbalan atas akses itu, mereka — dan maskapai asing lainnya — membayar biaya pemerintah Rusia yang berjumlah ratusan juta dolar setahun, demikian menurut juru bicara maskapai.
Airlines for America memperkirakan hilangnya pangsa pasar tahunan oleh operator AS sebesar $2 miliar per tahun.
Haikal