Skip to main content
x

Agar Dapat Pengakuan Dunia, SDM di Bidang Spa Wellness Harus Miliki Keterampilan, Kompetensi dan Sertifikasi

JEJAKVIRAL -Dalam bidang spa wellness Indonesia memiliki daya saing dengan negara-negara lain.

Karena itu, tradisi budaya Kesehatan ini  mesti terus dikembangkan. Sebab, Indonesia sejatinya  enggak ada istilah  kalah-kalahnya  dengan  negara-negara ASEAN, terutama Thailand.

Demikian diungkapkan oleh Kunjung Masehat, dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Selasa (4/11/2025).

Dengan demikian, menurut Kunjung, bagaimana meningkatkan kompetitif  kerja dan kompetensi  di bidang wellness agar dapat pengakuan atau recognisi terhadap orang-orang yang mempunyai profesi di bidang spa wellness.

"Itu yang paling penting. Misalnya kompetensinya bagus, tapi tidak mendapat pengakuan jadi kita enggak penting juga ini," jelasnya

Nah recordinise ini, menurutnya, tidak bisa tentang  nasionalisme saja tetapi juga pengennya recordinise internasional.

"Kita juga bisa mendapatkan tenaga kerja yang profesional di bidangnya khususnya di bidang spa  wellness untuk bisa bersaing di negara-negara yang sifat Global," urainya 

Apalagi, lanjut Kunjung, selain SDM-nya sumber daya yang lain juga ada. Indonesia kaya  rempah-rempahnya, minyak atsirinya.

Untuk bidang-bidang produksi di luar daripada kayu misalnya minyak atsiri dapat sertifikasi juga untuk mendukung daripada industri di bidang spa wellness.

"Saya kira ini salah satu peran daripada dunia pendidikan dan pelatihan sekaligus dengan dunia sertifikasi," tambahnya.

Sejatinya, kata Kunjung,  sistem kerja daripada kompetensi nasional itu kita sebenarnya sudah memulai sejak tahun 1990.

"Tetapi perkembangan ini  sangat pesat.  Industri juga sangat berkembang dikaitkan dengan bagaimana keterampilan  yang dilakukan oleh BNSP," tandasnya.

 

 

Daerah