6 Manfaat Vitamin C dalam Terapi Wellness Infusion
JEJAKVIRAL - Etnaprana Nusantara (ETNA) tak sekadar praktik kesehatan dan kebugaran tubuh secara tradisional semata.
Tapi kini, etnaprana nusantara juga dikemas menjadi sebuah pengobatan dalam bentuk klinik, dengan praktik tradisional namun moderen.
Dalam Etnaprana Wellness Clinic menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menjadi sehat dan bugar dengan cara praktis, meski usia sudah tidak lagi muda.
dr Vivien Anggraini praktisi Aesthetic dan Anti Aging mengungkapkan bahwa wellness infusion yang merupakan bagian dari Wellness Etnaprana salah satu yang dibutuhkan tubuh adalah vitamin C.
"Sebab tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C secara sendiri," papar dr Vivien Anggraini.
Dalam terapi wellness infusion ini dibutuhkan vitamin C atau asam askorbat.
"Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air dan berfungsi sebagai antioksidan kuat," ujar dr Vivien.
Karena tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, lanjutnya, sehingga harus diperoleh dari makanan.
Bisa juga suplemen sebagai sumber vitamin C alami antara lain dari buah-buah seperti jeruk, lemon, buah kiwi, pepaya, strawberry, jambu biji dan mangga.
Sementara dari sumber sayuran seperti paprika, brokoli, kale, tomat, bayam dan kentang.
"Fungsi dan manfaat vitamin C yang pertama untuk meningkatkan daya tahan tubuh membantu melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan," ujarnya.
Kedua, sebagai antioksidan, vitamin C bisa melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Ketiga, vitamin C membantu memproduksi kolagen, vitamin C seperti ini penting untuk menjaga kesehatan kulit gigi tulang dan pembuluh darah.
keempat meningkatkan penyerapan zat besi terutama vitamin C yang berasal dari sumber nabati.
Kelima mempercepat penyembuhan luka.
Keenam, menjaga kesehatan kulit yaitu membantu mencerahkan kulit dan mengurangi kerusakan akibat sinar UV.
Vitamin C atau asam askorbat ini kebutuhan hariannya pada pria dewasa sekitar 90 mg per hari pada wanita dewasa sekitar 75 mg per hari.
"Dan pada perokok perlu tambahan sekitar 35 mg per hari. Tapi batas aman maksimal adalah mg per hari," kata dr Vivien .