4 Keuntungan Wellness Infusion dalam Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Secara Instan
JEJAKVIRAL - Wellness Infusion atau terapi intravena merupakan cara paling efektif dan instan dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Banyak alasan mengapa belakangan ini wellness infusion menjadi populer. Bahkan beberapa selebriti kelas dunia dan pebisnis mulai melirik metode ini lantaran tidak perlu melakukan banyak aktivitas dalam menjaga kesehatan tubuh.
Namun perlu diketahui bahwa wellness infusion ini bisa dilakukan dengan dua cara.
Cara pertama dilakukan secara oral. Dan cara kedua dilakukan dengan metode infus.
"Dapat disimpulkan bahwa penyerapan nutrisi lebih efektif pada metode infus dibandingkan pemberian suplementasi secara oral," papar dr Vivien Anggraini praktisi Aesthetic dan Anti Aging dalam webinar yang diselenggarakan oleh Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2025.
dr Vivien menjelaskan pemberian secara infus mendapatkan empat keuntungan.
Pertama karena ada tuntutan gaya hidup yang modern, dimana kebutuhan untuk tetap produktif sehat dan bugar di tengah gaya hidup yang sibuk.
Kedua hasilnya instan, efek yang cepat dan terasa dalam waktu yang singkat bisa dirasakan.
Ketiga adalah perhatian terhadap kesehatan holistik, di mana saat ini semakin banyak individu atau orang yang mencari cara alami dan efektif dalam menjaga kesehatan.
"Pada beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar nutrisi yang diberikan seperti glukosa vitamin C dan vitamin D serta asam amino menunjukkan kadar dalam plasma darah yang lebih tinggi pada pemberian internal atau intravena dibandingkan dengan pemberian secara internal ataupun oral," jelasnya.
Ditambahkan dr Vivien, penyerapan nutrisi yang cepat dan akurat ke aliran darah tanpa melalui proses pencernaan dapat langsung disalurkan ke sel-sel yang membutuhkan dan diserap lebih cepat.
"Ketiga terapi ini membuat saluran pencernaan nutrisi atau vitamin yang diberikan melalui infus tidak perlu dipecah di saluran cerna. Sehingga hal ini dapat menghindari efek samping pencernaan yang mungkin terjadi," terangnya.
Keempat, penyerapannya ternyata lebih tinggi dengan metode infus.
"Sekitar 90% atau lebih dosis nutrisi dapat diserap oleh tubuh. Sedangkan suplementasi secara oral hanya menyerap sekitar 50% karena sebagian besarnya hilang pada saat proses pencernaan," tandasnya.