Pamerkan ke Tamu Negara, Puan Bangga Lengkuas dan Pisang Cavendish jadi Komoditas Ekspor Unggulan
JEJAKVIRAL
Gelaran IPU ke-144 pada 24 April 2022 di Dua Nusa Bali dihiasi hasil bumi nusantara. Dengan ditata rapi, tampilan cantik itu menyambut para delegasi dari berbagai negara anggota IPU.
Selain rempah yang termahsyur sejak dahulu, tertata juga buah-buahan asli tanah air. Salah satunya pisang cavendish yang dikembangkan di Lampung dan Jawa Timur.
Dalam gelaran pertemuan delegasi anggota -anggota IPU ke-144 Nusa Dua di Bali, Indonesia menunjukan kepada dunia bahwa tanah nusantara ini sangat subur.
Dengan memiliki banyak kekayaan bumi, menjadi ajang dan peluang kerja sama demi bangkitnya perekonomian nasional.
Menurut Puan, rempah-rempah adalah salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang berperan penting dalam kehidupan bangsa.
Rempah nusantara bahkan pernah memainkan peran penting dalam perekonomian global yang membawa persaingan ekononomi di antara negara Eropa, salah satunya lengkuas (alpinia galanga).
"Lengkuas atau alpinia galanga yang biasa tersedia di dapur ibu-ibu di rumah. Lengkuas memiliki rasa dan aroma yang khas," ujar cucu Proklamator RI Ir Soekarno itu.
Puan mengatakan bahwa lengkuas memiliki berbagai khasiat kesehatan bagi tubuh.
"Rempah lengkuas juga menjadi komoditas ekspor ke sejumlah negara yang permintaannya terus meningkat dan bisa mendongkrak perekonomian, " jelasnya.
Puan menambahkan, seperti buah pisang cavendish yang dibudidayakan di Lampung dan Jawa Timur, memiliki kulit yang mulus.
Pisang tersebut merupakan hasil perawatan pelaku usaha sejak dari pembibitan, penanaman hingga panen.
"Sehingga menjadi komoditas ekspor yang berstandar tinggi dan terjaga kualitasnya, " terangnya.
Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI kembali menjelaskan, banyak yang mengatakan bahwa pisang cavendish rasanya sangat enak dan bernutrisi tinggi.
"Pisang ini menjadi produk impor karena memiliki karakteristi warna kuning cerah beda dengan pisang sejenisnya, " pungkas Puan.