Skip to main content
x

Monas Diserbu Wisatawan dan Turis Mancanegara, Tokoh Malu-maluin Aja Monas Banyak Pedagang dan parkir liar

JEJAKVIRAL - Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang mangkal di kawasan Monumen Nasional (Monas) diusir petugas berseragam cokelat-cokelat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat (Jakpus).

Untuk diketahui, PKL liar yang menggelar dagangan diatas sepeda motor dan pedagang gerobak dorong termasuk parkir liar jadi sasaran digebah petugas saat kawasan Monas diserbu ribuan Wisatawan Lokal dan Turis Mancanegara rekreasi dan tamasya di Monas Gambir, Jakpus.

Tercatat ada sebanyak 49.101 wisatawan lokal maupun turis mancanegara dan para pengunjung lainnya yang menikmati berbagai hiburan, air mancur menari, panggung hiburan, video mapping serta keindahan tugu Monas dan Museum bersejarah pada liburan hari ke dua Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah (H) di kawasan Monas yang membuka pelayanan operasional sejak, Selasa (1/4) hingga, Senin (7/4) di mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB malam.

Sebelumnya, Wali Kota Jakpus Arifin memerintahkan jajaran Satpol PP untuk segera mengantisipasi berbagai kerawanan gangguan ketertiban umum di kawasan Monas seperti parkir liar dan pungutan liar (pungli).

Kemudian, Satpol PP Jakpus bereaksi melakukan penghalauan para pedagang yang menggelar dagangan diatas sepeda motor maupun pedagang gerobak dorong di kawasan Monas.

Tokoh Masyarakat Jakpus Budi menyatakan, kawasan Monas seharusnya steril dari gangguan trantibum Rabu (2/4/2025).

Menurut dia, kawasan Monas merupakan jantung nya Kota Jakarta. "Jadi memang seharusnya estetika kota pemandangan tidak semrawut tidak seperti saat ini banyak pedagang dan parkir liar berkeliaran," tambah Budi seraya menambahkan, seharusnya tanpa diperintah Wali Kota Jakpus, Satpol PP bekerja melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum sebagai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara rutin.

"Liburan lebaran tahun ini banyak wisatawan lokal dan turis mancanegara yang mengunjungi Monas, kenapa pula jadi banyak pedagang dan parkir liar, malu-maluin aja," keluhnya. (*/ir) ***

Daerah