Viral !!! Trotoar Kawasan Jakarta Islamic Center Berubah Fungsi Jadi Lapak PKL, Satpol PP Jakut Tak Berdaya
JEJAKVIRAL - Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Jakarta Islamic Center, Jalan Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara (Jakut), kembali marak menggelar lapak dagangan di bahu jalan dan trotoar.
Akibatnya, para pejalan kaki mengeluh lantaran terganggu tidak bisa melintas dan lebih memilih berjalan dibahu jalan meskipun resikonya diserempet kendaraan bermotor.
Tak pelak, kondisi di kawasan ini jadi semrawut akibat dicuekin aparat kelurahan setempat dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Koja Jakut sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum (Tibum) nomor: 8 tahun 2007.
"Banyak warga yang mengeluhkan tentang maraknya PKL di jalan ini dan berharap pihak kelurahan setempat dan Satpol PP dapat segera bertindak untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai tempat pejalan kaki berfungsi sebagaimana mestinya," keluh Deni (45) warga Kecamatan Koja, Selasa (28/10/2025).
Tak hanya itu saja, lanjut Deni saat melintas di jalan ini juga terjadi kemacetan lalin karena para pengunjung memakir kendaraan seenaknya di jalanan. "Seharusnya PKL itu harus diteribkan dan diberikan lahan untuk berdagang sehingga tidak semrawut seperti ini," bebernya.
Ditempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakut, Muhamadong ketika dikonfirmasi soal PKL yang bikin biang kerok semrawut di Jalan Kramat Jaya persisnya di kawasan Jakarta Islamic Center belum menjawab saat dihubungi telepon What's App (WA).
Menanggapi kesemrawutan di kawasan tersebut, tokoh masyarakat Rudi Bule mengaku miris karena petugas Satpol PP Jakut yang seharusnya bertindak tegas menertibkan PKL yang bikin biang kerok kesemrawutan di wilayah tersebut malah tidak berdaya "Wali Kota Jakut sudah menginstruksikan penataan kawasan wilayah serta mengembalikan fungs trotoar untuk pejalan kaki, namun para PKL tetap berjualan di trotoar dan bahu Jalan," tandasnya. (*/Man/ir) ***
Daerah