Skip to main content
x

Simplisia, Bahan Dasar Pembuatan Teh yang Berkhasiat untuk Kesehatan

JEJAKVIRAL - Siapa yang tidak kenal minuman teh. Minuman ini biasa dihidangkan sebagai jamuan untuk tamu atau pun bisa juga dinikmati sendiri.

Bahkan saat ini teh memiliki nilai yang tinggi dan diolah dengan beragam modifikasi sehingga teh yang diminum mempunyai berbagai cita rasa.

Hampir di setiap jalanan banyak orang berjualan minuman teh. Baik dalam bentuk hangat atau pun dingin dengan campuran es batu.

Minuman teh dengan cita rasa tertentu malah ada yang difranchise kan sebagai sebuah produk. Di resto-resto atau outlet makanan cepat saji, minuman teh juga menjadi satu pilihan untuk dinikmati.

Teh memang memberikan banyak manfaat. Bukan saja untuk menyegarkan tubuh di kala dahaga, tapi juga bisa mengandung kesehatan tubuh.

Selain luar biasa buat kesehatan, teh juga memiliki potensi dan ada unsur wisatanya.

Minum teh dianggap hal yang rutin. Tiap pagi harus minum teh. Di Jepang dan China minum teh merupakan salah satu budaya yang terus menerus sejak jaman dahulu kala.

Sebenarnya teh asli  Indonesia juga tidak kalah  dengan kedua negara tersebut. Tradisi minuman teh bukan hanya sekedar suatu teh yang buat segar enak  dan nikmat diminum waktu santai.

"Tapi ternyata teh  memiliki banyak manfaat kesehatan. Apa yang akan saya sampaikan ini sebenarnya sudah sudah ada evidence-nya,  sudah dibuktikan melalui suatu teknik-teknik penelitian walaupun masih terbatas di satu layanan tertentu," papar dr Richard SN Siahaan dari Asosiasi Dokter Wellness Indonesia (ADEWI) seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Kamis (10/4/2025).

Sebenarnya apa teh itu? Teh  merupakan suatu bahan yang sebenarnya mengekstraksi bahan yang diinginkan dari tanaman obat tadi yang  yang dianggap bahwa kita  butuh untuk  dikonsumsi.

Secara mendasar, ada teknik yang biasa dipakai untuk mengekstraksi teh dari simplisia.

"Ini  jenis  teknik-teknik   ekstraksi  air namanya. Ini  biasa kita lakukan dalam minuman yang  direbus atau bisa saja di diseduh," terang dr Richard.

Yang jadi pertanyaan, apa itu simplisia?  Simplisia itu bahan yang belum diolah   dari tanaman. Terutama tanaman obat yang dikelola dari pensortiran,  pencucian, sampai dikeringkan. Nah itulah yang disebut sebagai simplisia.

Jadi simplisia itu bahan yang belum jadi  apa-apa. Ini  merupakan bahan  baku  untuk dibuat  suatu  minuman atau teh-tehan. 

"Jadi masih dalam bentuk wujud aslinya atau belum ada perubahan bentuk dari simplisia.

Menurut dr Richard, secara praktis simplisia itu bahan alami yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun dan kecuali dinyatakan lain simplisia bahan yang dikeringkan.

Ada berapa jenis simplisia yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk teh-tehan. Pertama  ada namanya simplisia nabati. 

Simplisia nabati berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat Tanaman atau gabungan di antara ketiganya.

Eksudat Tanaman adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dengan cara tertentu dengan sengaja dikeluarkan dari selnya.

Eksudat ini bisa berupa zat-zat atau bahan-bahan nabati lainnya dengan cara tertentu dipisahkan atau diisolasi dari tanamannya.

Kedua, simplisia hewani. Simplisia ini diekstrak dari hewan. Bisa dari cangkangnya atau dari hewan itu sendiri yang kemudian diekstrak yang dijadikan sebagai  suatu bahan yang dipakai untuk kesehatan.

Contoh misalnya ikan dan Madu itu  tuh termasuk simplisia yang kita ambil dari hewan.

Ketiga, simplisia Pelikan atau mineral. Biasanya dalam bentuk pelikan atau mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dalam bentuk berupa bahan kimia murni.

Seperti serbuk zinc atau tembaga 

atau seperti semula jadi diambil dari alam kemudian  diekstrak dan  didapatkan misalnya zinc atau tembaga.

" Tapi ingat bukan dalam  pengertian  tembaga besi. Ini yang kita bisa pakai. Tapi kalau ini  agak susah untuk mengelolanya. Perlu perlakuan khusus yang ya yang kita harus lakukan," jelasnya.

Dikatakan dr Richard,  untuk teh-tehannya  enggak pernah dilakukan  pakai menggunakan simplisia Pelikan seperti ini. 

"Tapi kita menggunakan simplisia nabati. Yang  kita biasa pakai untuk  sehari-hari," tandasnya.

 

Daerah