Menarik Wisman Lokal dan Mancanegara di Bidang Wellness, Objek Wisata itu Harus Berbasis Pada Hasil Karya Cipta Manusia
JEJAKVIRAL - Peninggalan budaya nusantara tak hanya pada faktor kesenian atau alamnya saja. Tapi juga pada kebutuhan manusia akan sehat rohani dan jasmani.
Dengan begitu, daya tarik wisata di tanah air tak hanya menjual alamnya saja, tapi juga wellness sebagai budaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Karena itu, bagaimana destinasi wisata ini menarik minat turis lokal dan mancanegara dengan mengemas sepaket dalam penyegaran dan kebugaran tubuh melalui aktivitas spa.
"Apa itu lulur, apa itu terapi dan sebagainya," terang Wakil Ketua Bidang Wisata Domestik DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Drs Sidik Widjanarko seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Sabtu (23/8/2025).
Oleh karena itu bagaimana peran penting sebagai faktor wisatawan untuk berkunjung ke semua destinasi wisata yang ada di nusantara.
"Jadi objek wisata kita itu berbasis pada hasil karya cipta manusia, baik berupa peninggalan budaya maupun nilai-nilai budaya yang masih hidup sampai sekarang," jelasnya.
Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan kebudayaan itu sendiri agar tidak hilang seiring dengan perkembangan zaman.
Lebih lanjut dikatakan bahwa banyak suku bangsa di Indonesia dan menjadi potensi sebagai daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
"Menurut data yang kami miliki dari tahun 2000 spa Bali ini tumbuh banget dan menjamur apa yang yang dilakukan oleh wisatawan khususnya wisatawan yang paling menyukai spa di Bali," ungkapnya.
Di antara para turis yang datang itu berasal dari Jepang, Taiwan, Korea, Singapura, Australia bahkan Eropa salah satu kunjungan mereka, selain menikmati alam, mereka juga akan menikmati spa Bali.
"Kalau di Bali ada di wilayah Gianyar, di Jawa Solo dan Yogyakarta. Terutama keraton-keraton yang masih memiliki budaya melestarikan budaya kebugaran nusantara," katanya.
Agar menarik, kekayaan nusantara ini perlu kita kemas dalam satu paket wisata.
"Wellness ini kan suatu kondisi keseimbangan yang holistik antara tubuh, pikiran dan jiwa yang secara keseluruhan memberikan perasaan sejahtera jadi happy gitu ya," terangnya.
Konsep lainnya, sambung Sidik, dapat dikaji dari berbagai sudut pandang.
"Salah satunya melalui sudut pandang budaya. Jadi kami lebih ketika fokus pada budaya sih dalam rangka menjual wellness di Indonesia ini," tandasnya.