Skip to main content
x

Bangkitkan Kearifan Lokal Masyarakat Bali dengan Membangun Wellness Tourism

JEJAKVIRAL - Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) yang digelar secara rutin setiap tahun mendapat perhatian positif dari sejumlah pemerintah daerah.

Ajang festival ethnowellness atau tradisi kesehatan dan kebugaran serta kecantikan berbasis etnik ini  menjadi salah satu pemberi semangat kepada masyarakat di setiap provinsi untuk mengembangkan kearifan lokal mereka.

Termasuk dengan Provinsi Bali dalam menghadapi dan menyambut pariwisata yang mampu beradaptasi dengan kebiasaan atau sesuatu yang baru.

Salah satu potensi daya tarik wisata Bali yang bisa dikembangkan sejalan dengan perhatian wisatawan terhadap masalah kesehatan adalah wisata kebugaran atau Wellness Tourism.

Kegiatan yang termasuk wisata ini antara lain Yoga, meditasi, spa dan refresh, termasuk juga pemanfaatan produk herbal yang dibuat dari tanaman obat.

"Kegiatan wellness seperti ini telah berkembang dengan sangat baik di Bali beberapa tahun terakhir, termasuk kegiatan atau event yang menarik minat wisatawan mancanegara untuk turut serta," terang Ida Ayu Indah Yustikarini dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (4/7/2025).

Diungkapkan Ida Ayu, beberapa event yang digelar  tempat-tempatnya itu antara lain Ubud, Changgu, Sanur, Sidemen, Karangasem,  Kabupaten Buleleng.

"Jadi para peserta (turis) itu berpartisipasi dengan harapan mereka bisa merecharge atau mengisi ulang baterai dalam diri mereka yang banyak terkikis oleh beban kehidupan," ujar ya.

Dikatakan Ida Ayu, sejalan dengan tren pengembangan potensi wisata wellness ini di Bali telah dibentuk asosiasi wellness dengan nama Bali Maha Usadi Wellness.

Asosiasi tersebut di bawah  pembinaan langsung gubernur dan wakil gubernur Bali, serta  Ketua Dekranasda Provinsi Bali.

"Di Bali terdapat kearifan lokal yang dikenal sebagai Usada atau pengobatan Bali. Dan provinsi Bali juga telah memiliki Peraturan Gubernur Bali nomor 55 tahun 2019 tentang pelayanan kesehatan tradisional Bali," terangnya.

Pergub ini, diungkapkan Ida Ayu, dimaksudkan untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap sistem penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional Bali yang berstandar.

"Di Bali juga telah dibangun  gedung P4TO atau  Pengolahan Pasca Panen Tanaman Obat yang dibangun antara lain di Kabupaten Bangli, Karangasem dan juga Kabupaten Tabanan," tandasnya.

 

Daerah