Skip to main content
x

Ada 3 Simplisia Asal Muasal Minuman Teh, Tapi Hanya Satu yang Umum Dipakai

JEJAKVIRAL - Teh yang kita minum sehari-hari sejatinya mengandung obat-obatan. Dengan rutin minum teh, tentu akan membuat tubuh selalu bugar.

Biasanya, orang minum teh dengan cara  direbus atau bisa saja di diseduh. Dan ini menjadi tradisi sajian di pagi hari.

Secara ilmiah, sudah banyak riset dan kajian tentang kandungan teh dan manfaatnya bagi kesehatan.

Umumnya orang awam akan beranggapan bahwa teh hanya berasal dari daun perkebunan teh saja, tapi tidak semua mengetahui cara pembuatan dan asal muasalnya.

dr Richard SN Siahaan dari Asosiasi Dokter Wellness Indonesia (ADEWI) seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Selasa (11/11/2025) menjelaskan apa itu teh.

Menurutnya,  teh  merupakan suatu bahan yang hasil ekstraksi  dari tanaman obat untuk dikonsumsi.

Untuk mendapatkan teh harus melalui  proses yang disebut sebagai simplisia  dan teknik-teknik ekstraksi  air. 

Simplisia itu sendiri merupakan bahan yang belum diolah dari tanaman.  Dari tanaman obat yang  sudah kelola dari pensortiran,  pencucian, sampai pengeringan.

Proses  itulah yang disebut sebagai simplisia. Dan simplisia itu bahan yang belum jadi apa-apa atau belum dibuat  menjadi suatu  minuman atau teh-tehan. 

"Masih dalam bentuk wujud aslinya atau belum ada perubahan bentuk dari simplisia," terangnya.

Secara praktis, simplisia itu bahan alami yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun.

dr Richard mengungkapkan, ada berapa jenis simplisia yang bisa kita gunakan. 

Pertama   simplisia nabati. 

Simplisia nabati berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman atau gabungan di antara ketiganya.

Eksudat Tanaman adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dengan cara tertentu dengan sengaja dikeluarkan dari selnya.

Eksudat ini bisa berupa zat-zat atau bahan-bahan nabati lainnya dengan cara tertentu dipisahkan atau diisolasi dari tanamannya.

Kedua, simplisia hewani. Simplisia ini diekstrak dari hewan. Bisa dari cangkangnya atau dari hewan itu sendiri yang kemudian diekstrak dan dijadikan sebagai  suatu bahan yang dipakai untuk kesehatan.

Contoh dari simplisia hewani ini ada ikan dan madu. 

"Itu  termasuk simplisia yang kita ambil dari hewan, tambahnya.

Ketiga, simplisia pelikan atau mineral. Biasanya dalam bentuk pelikan atau mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dalam bentuk berupa bahan kimia murni.

Seperti serbuk zinc atau tembaga 

atau seperti semula jadi kita ambil dari alam kemudian kita ekstrak dan kita dapatkan misalnya zinc atau tembaga. 

"Tapi ingat bukan dalam  pengertian  tembaga besi," ujarnya.

dr Richard menegaskan bahwa proses pengelolaan menjadi simplisia ini tidak bisa sembarangan.

"Perlu perlakuan khusus. Cuma kalau untuk teh-tehannya biasanya menggunakan simplisia nabati yang  kita biasa pakai untuk  sehari-hari," tandasnya.

 

Daerah