Skip to main content
x

Daya Tarik 9 Desa Wisata Wellness Berdasarkan Relief di Candi Borobudur

JEJAKVIRAL - Borobudur menjadi salah satu dari tujuh  keajaiban dunia. 

Candi Borobudur merupakan peninggalan leluhur  di zaman kerajaan Mataram Hindu kuno, Dewangsa Syailendra.

"Terkait dengan potensi yang ada di sekitar Borobudur kebetulan saya selaku kepala desa wisata Nusantara provinsi Jawa Tengah merupakan perwakilan Dewisnu yang pusatnya  di Desa Ubud,   Gianyar,  Provinsi Bali," ucap Kepala Desa Wisata Nusantara Provinsi Jawa Tengah, Hadi Sucahyo dalam sebuah webinar seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (20/6/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Hadi menjelaskan bagaimana upaya keberlanjutan wisata kebugaran atau wellness tourism di Balai Ekonomi Desa  (Balkondes) Karangrejo, kecamatan Borobudur, Provinsi Jawa Tengah 

Menurutnya, wellness tourism itu adalah wisata minat khusus yang  bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan.

Terkait dengan  pentingnya menjaga kebugaran dan menjaga kesehatan ini  sangat-sangat dibutuhkan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur.

 "Di desa wisata di Borobudur ini terdapat 20 Balkondes. Ini  merupakan  desa wisata yang dikembangkan bersamaan dengan  daerah super prioritas nasional, di antaranya Borobudur, Prambanan dan  Keraton Boko.

Dijelaskan Hadi Sucahyo,   desa-desa wisata ini konsepnya adalah dari konsep relief yang ada di candi Borobudur.

"Jadi pola pengembangannya itu juga tidak lepas dari relief di candi Borobudur," ujarnya.

Diungkapkan Hadi, ada 9 desa wisata di sekitar candi Borobudur. Dan para wisatawan dapat menikmati wellness tourism tersebut selama 3 hari dua malam.

Berikut desa-desa wisata yang bisa dikunjungi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pertama Desa 

Karangrejo.Di Desa Karangrejo ada kegiatan walk and skill hard.

Kedua, Desa Karanganyar. Di desa ini terdapat kegiatan body should atau penggunaan herbal untuk lulur atau pijat.

Ketiga, Desa Majaksingi. Di sini wisatawan dipandu untuk kegiatan skill hard.

Keempat, Desa Wanurejo. Di desa ini para wisatawan dapat menikmati kegiatan sudana kurani (tarian-tarian di relief). Kemudian Kirana Kirani ( cinta abadi).

Kelima Desa Tuksongo. Di desa ini wisatawan diperkenalkan kegiatan yang disebut dengan jataka fabel stories. Para wisatawan diperkenalkan berbagai jenis hewan yang ada pada relief candi Borobudur.

Keenam, Desa Kenalan. Di desa ini wisatawan diperkenalkan walking with stories. Wisatawan diajak hiking nonton bintang atau ilmu perbintangan.

Ketujuh, Desa Suroloyo. Tropical Frogs, Wonderland menjadi tema untuk diperkenalkan kepada wisatawan tentang berbagai jenis tumbuhan yang ada di Candi Borobudur, misalnya jagung, asem dan pisang.

Kedelapan, Desa Sambung. Journey and stone menjadi tontonan menarik untuk wisatawan yang penasaran bagaimana pembangunan candi Borobudur menggunakan batu.

Kesembilan, Desa Bumiharjo. Di desa ini wisatawan mendapatkan hiburan musik-musik tradisional dan tarian-tarian yang ada di relief candi. Di antaranya tarian Kentrong,  topeng Ireng dll.

 

Daerah