Dapatkan Ketenangan Hati dan Jiwa dengan Wellness Tourism di Desa Wisata Bali
JEJAKVIRAL - Ketika kita menyebut Wellness diselingi dengan kata Bali, maka yang ada di benak kita adalah yoga, spa, kemudian paket-paket wellness eksklusif di resort-resort.
"Tapi kita lupa bahwa wellness itu adalah kebugaran. Awal dari kebugaran itu adalah pikiran. Pikiran itu bisa kita dapatkan dari ketenangan hati dan jiwa," ujar praktisi pariwisata Lenita dari Artha Bayu Pariwisata dalam webinar bertema Pesona Desa Sebagai Tujuan Wisata Kebugaran Bali seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Selasa (24/6/2025).
Sebenarnya di mana sih kita bisa dapatkan seperti itu?
Dia mengatakan bahwa sejak tahun 2018 sudah melihat bahwa ada sesuatu yang hilang dari Pulau Bali.
"Turis biasanya datang ke sini (Bali) hanya untuk menikmati wisata saja. Padahal Bali itu luar biasa," terang Lenita.
Salah satu daya tarik wisata di Bali menurut ya adalah keberadaan desa wisata.
"Kenapa sih harus desa? Apa sih yang bisa dilihat dari desa? Tentu banyak sekali. Kit melihat bagaimana indahnya Bali yang sesungguhnya. Tidak hanya objek wisata gemerlap, diskotik, resort yang mahal tapi juga pemandangan alam yang sangat luar biasa," paparnya.
Di situlah, lanjutnya, kita sebenarnya bisa mendapatkan kesunyian hati dan jiwa.
"Kita bisa menenangkan diri, merapikan kembali pikiran kita sehingga otomatis dengan pikiran yang tenang, maka kebugaran itu akan datang sendiri ke kita," tambahnya.
Mengapa Bali bisa dijadikan tempat untuk mendapatkan ketenangan hati dan jiwa?
Lenita mengatakan bahwa dalam filosofi orang Bali terdapat konsep keseimbangan.
"Orang Bali memiliki konsep filosofi keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan manusia lainnya," tandasnya.